Susu Almond Hingga Pasta Sayuran, Tren Kesehatan yang Booming di 2015 Hestianingsih

Makin banyak orang yang kini mempraktekkan gaya hidup sehat dalam kesehariannya. Kesadaran orang akan pentingnya menjaga kesehatan pun melahirkan berbagai tren di dunia kesehatan. Mulai dari munculnya susu nabati hingga booming berbagai kreasi makanan yang terbuat dari alpukat. Apa saja tren kesehatan lain yang booming di tahun ini?

1. Susu Almond

Tren susu nabati yang terbuat dari kacang-kacangan populer di Indonesia sejak pertengahan tahun ini. Dari beberapa jenis kacang-kacangan yang bisa diolah menjadi susu, almond menjadi jenis kacang yang paling banyak diolah. Ahli gizi Kristin Kirkpatrick mengatakan bahwa susu almond adalah subtitusi yang sesuai untuk orang-orang yang menjalani pola makan vegan dan mengalami intoleransi laktosa. Belakangan, banyak yang meyakini kalau almond bisa menjadi alternatif minuman susu yang lebih rendah kalori, lemak dan menyehatkan. Susu kacang pun marak dijual baik secara online atau dijual di gerai khusus minuman sehat dan organik. Varian rasanya juga beragam mulai dari cokelat, cappuccino hingga tambahan rasa buah.

2. Buku Mewarnai untuk Terapi

‘The Secret Garden’, buku menggambar karya ilustrator Johanna Basford menjadi pionir munculnya tren mewarnai di kalangan orang dewasa tahun ini. Esensi utamanya adalah memberi warna pada ilustrasi gambar hitam-putih. Namun pada buku khusus orang dewasa, gambar-gambarnya lebih rumit dan diperlukan ketelitian tinggi saat mewarnai agar hasilnya jadi menakjubkan. Kegiatan mewarnai ini diklaim bisa menjadi terapi yang membantu mengurangi stres dan memberi efek menenangkan.

3. Power Bowls

Muncul tren di Pinterest bernama Power Bowls atau Bowl Meals, mengacu pada makanan-makanan sehat yang disajikan di dalam mangkuk. Mulai dari breakfast bowls, smoothie bowls atau acai bowls. Disajikan dingin atau hangat, Bowl Meals mengombinasikan berbagai jenis sayuran dan bijirin gandum utuh, serta protein tinggi seperti daging, telur, kacang-kacangan, keju atau tahu. Semua itu dicampurkan dalam satu mangkuk layaknya salad, namun tanpa dressing yang tinggi lemak. Di pagi hari, Bowl Meals bisa berisi berbagai buah-buahan, yoghurt dan gandum sementara siang atau malam bisa mencampurkan sayuran, oatmeal atau daging tanpa lemak.

4. Pasta Sayuran

Pasta ini tidak terbuat dari tepung yang sudah dicampurkan dengan sayuran, melainkan sayuran mentah yang dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai pasta. Ya, sayuran seperti ketimun, wortel, kubis atau labu dibentuk menggunakan alat khusus berbentuk spiral sehingga bentuknya jadi seperti mie atau pasta.

Seperti dikutip dari Huffington Post, ini merupakan cara agar orang tergugah untuk makan lebih banyak sayur. Sayuran bisa diberi bumbu sesuai selera atau dijadikan bahan utama salad, bahkan bisa juga diberi rasa layaknya pasta pada umumnya. Seperti aglio olio, carbonara, bolognaise, atau pesto sauce.

5. Makanan Berbahan Alpukat

Makin banyak orang kini semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi lemak sehat. Sumber lemak sehat pun dicari, salah satunya dari alpukat. Buah dengan citarasa creamy ini memang kaya akan serat dan meskipun tinggi kalori, namun kandungan lemaknya sehat. Tren yang berkembang sepanjang 2015 ini, adalah avocado toast yaitu mengganti selai produksi pabrik atau mentega dengan alpukat sebagai olesannya. Berbagai makanan pun kini banyak yang memakai alpukat sebagai bahan utama maupun tambahan. Mulai dari salad, pasta, sushi, hingga alpukat dengan telur panggang di tengahnya.

6. Minum Air Campur Lemak

Di 2015 ini, hadir tren minuman kesehatan baru yang diberi nama FATWater. Penciptanya, Dave Asprey, biohacker asal Silicon Valley, California mengklaim bahwa FATWater bisa membuat tubuh selalu terhidrasi dan membantu menurunkan berat badan. FATWater sebenarnya terbuat dari air putih pada umumnya yang ditambahkan aneka rasa buah dan beberapa tetes lemak yang diekstrak dari minyak kelapa. Menurut teori David, tubuh akan menyerap air lebih baik jika air tersebut mengandung sedikit saja lemak. Lemak di dalam air bisa mempercepat thermogenesis, sebuah proses dimana tubuh memproduksi panas setelah makan sehingga metabolisme meningkat dan pengeluaran energi dan lemak juga lebih efektif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s