Taylor Swift

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Taylor Swift
Taylor Swift Red Tour 2, 2013.jpg

Swift tampil di St. Louis, Missouri dalam 2013Red Tour.
Latar belakang
Nama lahir Taylor Alison Swift
Lahir 13 Desember 1989 (umur 25)
Reading, Pennsylvania, Amerika Serikat
Genre
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • penulis lagu
  • produser rekaman
  • aktris
Instrumen
  • Vokal
  • gitar
  • piano
  • banjo
  • ukulele
Tahun aktif 2004–sekarang
Label Big Machine
Situs web taylorswift.com

Taylor Alison Swift (lahir 13 Desember 1989) adalah penyanyi-penulis lagu dan aktris asal Amerika yang terkenal dengan lagu-lagu hitsnya seperti “Love Story“, “You Belong with Me“, “We Are Never Ever Getting Back Together“, “I Knew You Were Trouble“,”Shake It Off,” dan “Blank Space“. Ia telah menjual lebih dari 30 juta kopi album dan 80 juta singel di seluruh dunia.[1] Karya-karyanya berhasil memenangkannya tujuh Grammy Award dan tujuh Academy of Country Music Awards, serta berbagai penghargaan lainnya.

Swift memulai karirnya saat masih remaja dengan merilis album debutnya, Taylor Swift, pada tahun 2006. Berakar di musik country, album tersebut menerima tanggapan baik dari para penikmat country dan membawanya ke sukses pop crossover. Album keduanya,Fearless (2008), meraih kesuksesan internasional dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk Grammy Award untuk Album Terbaik Tahun Ini. Keberhasilannya berlanjut dengan Speak Now (2010) dan Red (2012). Pada tahun 2014, ia merilis 1989, dan menerima baik kesuksesan komersial maupun kritikus. Dideskripsikan sebagai album pop resmi pertamanya, 1989 merupakan album dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat selama tahun 2014.[2]

Di luar musik, ia telah bermain di film Valentine’s Day (2010), The Lorax (2012), dan The Giver (2014), serta beberapa penampilan di televisi. Ia juga dikenal sebagai filantropis dan bintang iklan berbagai produk.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Swift lahir pada tanggal 13 Desember 1989 di Reading, Pennsylvania, dan besar di Wyomissing, Pennsylvania.[3] Dia adalah putri dari Andrea Finlay, seorang ibu rumah tangga yang dulunya bekerja di bidang keuangan,[4] dan Scott Kingsley Swift, seorang pialang saham.[3][5] Neneknya dari pihak ibu, Marjorie Finlay adalah seorang penyanyi opera.[6][7]Swift mempunyai seorang adik laki-laki bernama Austin Swift.[8]

Ketika Swift duduk di kelas empat, dia memenangkan sebuah kontes puisi nasional dengan puisi sepanjang tiga halaman berjudul “Monster in My Closet“.[7][9] Di usia sepuluh tahun,seorang tukang komputer menunjukkannya cara memainkan tiga akor pada sebuah gitar yang memicu minatnya untuk mempelajari instrumen tersebut. Setelah itu Swift pun menulis lagu pertamanya, “Lucky You”.[10] Saat Swift berumur 12 tahun, dia menggunakan seluruh waktu liburan musim panasnya untuk menulis sebuah novel sepanjang 350 halaman yang tidak pernah diterbitkan.[11] Swift adalah seorang korban bullying, dan dia menghabiskan waktu luangnya dengan menulis lagu untuk mengekspresikan perasaannya.[12] Dia juga mulai tampil di kontes karaoke dan festival-festival lokal.

Swift mulai teratur mengunjungi Nashville, Tennessee, dan bekerja dengan para penulis lagu lokal. Saat dia berumur 14 tahun, keluarganya pindah ke Nashville.[13] Penampilan besar pertamanya adalah sebuah pertunjukan yang diterima baik di Bloomsburg Fair.[14] Di Tennessee, Swift bersekolah di Hendersonville High School, namun dia kemudian beralih ke homeschooling saat SMA. Pada tahun 2008, dia berhasil mendapatkan ijazah SMA-nya.[15]

Pengaruh terbesar Swift dalam bidang musik adalah Shania Twain.[16] Orang-orang lain yang juga memberinya pengaruh adalah LeAnn Rimes, Tina Turner, Dolly Parton, dan nenek Swift sendiri. Meskipun neneknya adalah seorang penyanyi opera profesional,[17] selera musik Swift selalu lebih condong ke country. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dixie Chicks karena sudah menunjukkan dampak yang dapat diperoleh seseorang dari “memperlebar batasan-batasan”.[18]

Karier Bermusik[sunting | sunting sumber]

2006–2008: Taylor Swift[sunting | sunting sumber]

Taylor Swift, wearing a white dress and sunglasses, plays an acoustic guitar while standing at a microphone stand

Swift tampil di kantor Yahoo! diSunnyvale, California pada tahun 2007.

Taylor Swift sits and leans over her oak guitar while picking a string

Swift tampil di Maverick Saloon & Grill di Santa Maria, California pada tahun 2006.

Swift pertama kali merilis singel pertamanya, “Tim McGraw”, dan berhasil meraih peringkat 6 diBillboard Hot Country Song dan peringkat 40 di Billboard Hot 100.[19] Lalu ia merilis album perdananya, Taylor Swift, yang langsung terdaftar pada peringkat 19 di Billboard 200. Lalu, setelah perilisan singel “Teardrops on My Guitar”,[20][21] penjualan albumnya mulai meninggi dan akhirnya mencapai posisi puncak Billboard Hot Country Albums dan peringkat 5 di Billboard 200.[22] Album tersebut bertahan diposisi puncak untuk 24 minggu tidak berurutan. Album lain yang memiliki minggu dipuncak Billboard Hot Country Albums diatas 20 minggu pada dekade 2000-an hanya Dixie Chicks dan Carrie Underwood. Setelah Januari 2010, Taylor Swift telah terjual 4,6 juta kopi dan 9 juta download singel.[23]

Singel kedua dari album perdananya, “Teardrops on My Guitar” mampu mencapai kesuksesan lebih tinggi dari “Tim McGraw”, menduduki posisi 2 di Billboard Hot Country Song dan posisi 13 di Billboard Hot 100, lagu Swift pertama yang menduduki posisi Top 20 di Billboard Hot 100. Singel ketiganya, “Our Song”, berhasil mendapatkan kesuksesan lebih tinggi lagi dari “Teardrops on My Guitar”, berhasil menduduki posisi puncak Billboard Hot Country Song, singel pertamanya yang berhasil melakukannya dan berada diposisi puncak untuk 6 minggu, juga salah satu rekor terlama untuk seorangpenyanyi wanita. Lagu tersebut juga berhasil menduduki posisi 16 di Billboard Hot 100, menjadikannya lagu Swift kedua yang menduduki posisi Top 20 di chart tersebut.

Singel ketiganya yang berjudul “Picture to Burn” belum berhasil mencapai kesuksesan seperti “Our Song”,[24] namun masih lumayan sukses karena menduduki posisi 3 di Billboard Hot Country Song dan posisi 29 di Billboard Hot 100. Setelah meriis ulang album perdananya menjadi Taylor Swift: Deluxe Edition, dan menambahkan sebuah singel lagi, “Should’ve Said No”. Meskipun mendapatkan rating yang kurang bagus, singel tersebut mampu menduduki posisi puncak Billboard Hot Country Song untuk 2 minggu dan posisi 33 di Billboard Hot 100. Sampai akhir 2008, Taylor Swift telah terjual sebanyak 3 juta kopi di US. Ia pun sempat meraih nominasi Grammy Award untuk Best New Artist, tapi lolos ke Amy Winehouse.

2008–2010: Fearless[sunting | sunting sumber]

Swift tampil di Los Angeles selamaFearless Tour pada tahun 2010.

Swift tampil di Los Angeles selamaFearless Tour pada tahun 2010.

Swift merilis album keduanya, Fearless pada November 2008 dan langsung sangat sukses. Pada awal pembukaannya, album tersebut terjual sebanyak 592,300 kopi, merupakan jumlah terbanyak untuk seluruh artis wanita pada tahun 2008.[25] Hanya dalam dua bulan, album tersebut sukses terjual 2,2 juta kopi. Album tersebut juga terdaftar dalam peringkat 1 untuk Billboard 200 selama 11 minggu tidak berurutan dan juga peringkat 1 untuk Billboard Hot Country Albums untuk 35 minggu tidak berurutan. Empat singel dirilis sebagai singel promosi dari Fearless, dan keempatnya mendapatkan sambutan yang sangat meriah. Singel tersebut adalah “Change”, “Fearless”, “You’re Not Sorry”, dan “You Belong with Me”, yang langsung masuk ke peringkat 10, 9, 11, dan 12, berurutan. Swift adalah artis pertama yang mampu melakukan hal ini.[26]

Singel yang pertama dirilis adalah “Love Story”, dengan gaya a la zaman dahulu, lagu ini menjadi lagu internasional Swift yang pertama. Berhasil meraih peringkat di Top 10 di lebih dari 20 negara didunia, termasuk juga Top 5 dibeberapa negara, termasuk peringkat 4 di Billboard Hot 100 dan peringkat 1 di Billboard Hot Country Song untuk 2 minggu. “White Horse” ditunjuk sebagai singel kedua yang dirilis, singel ballad ini berhasil menduduki posisi 13 di Billboard Hot 100,[27] dan posisi 2 di Billboard Hot Country Song. Singel ini berhasil meraih dua Grammy Award sekaligus untuk Best Country Song dan Best Female Country Vocal Performance.

Singel ketiga dari Fearless adalah “You Belong with Me”, yang dirilis sebagai singel asli dan berhasil meraih posisi 2 di Billboard Hot 100 serta posisi 1 untuk dua minggu di Billboard Hot Country Song. Lagu ini dinominasikan untuk 3 Grammy Award sekaligus, Record of the Year, Song of the Year, dan Best Female Pop Vocal Performance, sayangnya, semua gagal dimenangkan. Lalu “Fifteen” dirilis menjadi singel keempat, dan “Fearless” dirilis kembali menjadi singel asli kelima. Selain itu, Fearless pun diumumkan sebagai Billboard’s Top Selling Albumof 2009, menandakan sebagai album terlaris pada tahun 2009 dengan penjualan 3,2 juta kopi.

Pada tanggal 13 September 2009, tepatnya acara MTV Video Music Awards digelar. Swift berhasil memenangkan sebuah piala untuk Best Female Video untuk videonya “You Belong with Me”.[28] Namun, saat sedang berpidato untuk kemenangannya, rapper Kanye West dengan santai maju kepanggung dan merebut mikrofon yang dipegang Swift,[29]dan menyatakan bahwa video dari Beyonce yang berjudul “Single Ladies” lah yang harusnya menang, bukan video Swift. Kanye West lalu diusir dari acara,[30] dan saat Beyonce memenangkan Video of the Year, penghargaan tertinggi malam itu,[31][32] ia mengundang Swift untuk kembali maju dan menyelesaikan pidatonya. Swift setuju dan ia menyelesaikan pidatonya malam itu. Insiden ini menyedot perhatian banyak artis,[33] termasuk para nominator Best Female Video lainnya, seperti Pink, Katy Perry, Lady Gaga, serta Kelly Clarkson, yang kompak setuju bahwa video Swift boleh-boleh saja menang. Artis dan banyak orang penting lainnya pun menilai tindakan Kanye West sangat negatif, dan tidak pantas. Kanye West akhirnya meminta maaf pada Swift, dan Swift menerimanya.[34][35]

Album Fearless ini berhasil mendapatkan predikat Album of The Year untuk Grammy Awards, Country Music Association Awards, Academy of Country Music Awards dan American Music Awards pada tahun yang sama membuat album ini menjadi album yang paling dihargai dalam sejarah musik country. Fearless yang memenangkan Album of The Year pada Grammy Awards, Country Music Association Awards, Academy of Country Music Awards dan American Music Awards ini juga membuat Taylor Swift menjadi artis termuda yang pernah memenangkan Album of The Year pad ajang penghargaan bergengsi tersebut. Pada Tahun yang sama, Taylor Swift merebut julukan Entertainer of The Year pada Country Music Association Awards dan Artist of The Year pada American Music Awards membuatnya kembali menjadi artis termuda yang pernah mendapatkan penghargaan tertinggi pada kedua ajang awards bergengsi itu.

2010-2012: Debut film dan Speak Now[sunting | sunting sumber]

Taylor Swift, wearing a purple dress, plays a blue acoustic guitar while sitting on a stool

Swift tampil di Newark, New Jerseyselama Speak Now World Tour pada tahun 2011.

Swift tampil di Sydney selamaSpeak Now World Tour pada tahun 2012.

Pada Februari 2010, ia mendapatkan 8 nominasi Grammy Awards dan mendapatkan 4 diantaranya, antara lain Album of the Year dan Best Country Album untuk Fearless, serta Best Female Country Vocal Performance dan Best Country Song untuk “White Horse”. Juga dinominasikan sebagai Best New Artist tahun 2008 lalu (lolos pada Amy Winehouse), dan dinominasikan untuk 4 kategori lain, yaitu Record of the Year4, Song of the Year, dan Best Female Pop Vocal Performance untuk “You Belong with Me” dan Best Pop Collaborations with Vocal untuk “Breathe”, bersama Colbie Caillat.

Swift lalu muncul dalam film Valentine’s Day, dan menyanyikan lagu utama dalam soundtracknya, yang berjudul “Today Was a Fairytale”. Reaksi lagu ini sangat dahsyat, dan dalam seminggu lagu ini telah terjual 325.000 kopi, dan langsung mendapatkan posisi 2 di Billboard Hot 100. Mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Britney Spears dan lagunya “Womanizer” yang terjual 280.000 kopi pada minggu pertamanya.

Swift merilis album ketiganya bertitel Speak Now pada 25 Oktober 2010.[36][37] Semenjak dirilis, para kritikus memberikan review yang sangat positif bahkan mendekati sempurna untuk album ini.[38] Melengkapi respon positif dari kritikus, Speak Now berhasil dengan hebatnya menembus angka satu juta kopi dalam minggu pertama, yaitu 1,047,000 hanya pada minggu pertamanya. Swift adalah artis pertama yang mendapatkan satu juta kopi untuk penjualan albumnya diminggu pertama sejak Lil Wayne pada tahun 2008, dan juga artis country pertama yang mendapatkan satu juta kopi penjualan albumnya diminggu pertama, sejak Garth Brooks pada tahun 1994. Speak Now menjadi rekor sebuah album country dari artis wanita pertama yang menembus lebih dari satu juta kopi diminggu pertamanya, dan kedua keseluruhan, setelah Garth Brooks. Artis wanita beraliran country lainnya yang sempat menduduki rekor ini adalah Shania Twain dengan albumnya Up!pada tahun 2002 yang terjual 847,000 kopi diminggu pertamanya. Album Speak Now ini sendiri satu album ditulis oleh Taylor Swift sendiri tanpa bantuan co-writer. Hal ini adalah hal yang sangat langka terjadi dalam dunia musik

Pada tahun 2011, Taylor Swift berhasil merebut julukan Entertainer of The Year pada Accosiation of Country Music Awards membuatnya menjadi artis termuda yang pernah memenangkan penghargaan tertinggi itu. Pada tahun yang sama, Taylor Swift juga merebut julukan Entertainer of The Year untuk kedua kalinya di Country Music Associaton awards membuatnya menjadi aktris kedua sesudah Barbara Mandrell yang pernah mendapat julukan Entertainer of The Year 2 kali. Swift juga memenangkan predikat Artist of The Year untuk kedua kalinya pada ajang penghargaan American Music Awards. Pada tahun yang sama, Taylor Swift dijuluki “Woman of The Year” oleh majalah Billboard dan sekaligus penyanyi yang memperoleh pemasukkan terbanyak dengan $35 juta.

Pada tahun 2012, ia dinominasi 3 nominasi untuk 54th Grammy Awards untuk kategori Best Country Album untuk Speak Now, Best Country Song dan Best Country Solo Performance untuk “Mean”.[39] Swift berhasil menyabet 2 penghargaan untuk Best Country Song dan Best Country Solo Performance akan tetapi kalah dari Lady Antebellumuntuk Best Country Album. Pada tahun yang sama Taylor Swift berhasil merebut predikat Entertainer of The Year untuk kedua kalinya berturut-turut pada ajang penghargaan Academy of Country Awards.[40][41]

2012: RED[sunting | sunting sumber]

Swift tampil di St. Louis selama Red Tour 2013.

Swift tampil di Chicago selama Red Tour 2013.

Swift merilis album terbarunya, Red pada bulan oktober tahun 2012.[42] Reaksi untuk album ini sangat meriah, dengan mudah mematahkan rekor album Speak Now sebelumnya dengan menjual 1,208,000 kopi pada minggu pertamanya saja. Album ini terjual bersih di situs iTunes dan Amazon dalam waktu kurang dari 30 menit. Lagu pertamanya, “We Are Never Ever Getting Back Together (Like, Ever)” berhasil menjadi lagu pertama Swift yang menduduki posisi pertama di Billboard Hot 100,[43] menduduki posisi itu untuk empat minggu sejauh ini. Empat lagu lain dirilis sebagai lagu promosi, semuanya berhasil masuk Top 15, diantaranya “Begin Again” diposisi #7, “Red” diposisi #6, “I Knew You Were Trouble” diposisi #3, dan “State of Grace” diposisi #13.

Melengkapi sukses penjualan, “RED” pun banyak dipuji oleh kritikus, kebanyakan menyukai musikal Swift yang berfikir “Out of the box” menikmati Swift bereksperimen dengan genre musik baru seperti arena rock dan folk. Taylor akan mendukung album ini dengan “RED tour” yang pasti akan habis dengan sekejap seperti biasanya.[44] RED Tour leg Amerika akan diselesaikan pada akhir tahun 2013 (bulan November) dan akan dilanjutkan dengan leg Australia dan leg Asia

Logo album 1989

2014–sekarang: 1989[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Agustus 2014, ajang pencarian bakat The Voice mengumumkan bahwa Swift akan bergabung menjadi mentor untuk para kontestan dari season ketujuh acara ini, yang dimulai pada September 2014.[45] Sebagai bagian dari promosi album 1989 bulan berikutnya, Swift mengundang sejumlah fans yang beruntung untuk menghadiri sesi pendengaran album terbatas yang ia namakan “1989 Secret Sessions,” bertempat di huniannya di New York, Nashville, Los Angeles dan Rhode Island.[46]Penggunaannya yang “mahir” akan berbagai platform media sosial juga menjadi perbincangan banyak analis industri musik.[47]

Album studio kelima Swift, 1989, dirilis pada 27 Oktober 2014.[48] Majalah TIME menjelaskan bahwa ditinjau dari segi musik, album ini “didominasi oleh synth dan drum sebagai pengganti gitar,” sementara genre musik country yang telah mengakar pada Swift ditinggalkan sepenuhnya.[49] Swift mendeskripsikan 1989 sebagai album pop resmi pertamanya dan memutuskan berpisah dengan para anggota bandnya.[50][51][52]

Selama pembuatan album barunya, Swift terinspirasi oleh musik dari Peter Gabriel, Phil Collins, Annie Lennox, Madonna dan Fine Young Cannibals.[53][54] Ia menulis satu lagu seorang diri lalu menulis dua belas lainnya bersama Antonoff, Imogen Heap, Ryan Tedder, Martin, Shellback, dan Ali Payami.[55]

1989 terjual sebanyak 1,287 juta kopi pada minggu pertama perilisannya di Amerika Serikat dan debut pada posisi nomor satu di tangga lagu Billboard 200, menjadikan Swift penyanyi pertama dan satu-satunya yang memiliki tiga album dengan penjualan lebih dari satu juta kopi dalam seminggu.[56] Single-single dari album ini, “Shake It Off” dan “Blank Space”, keduanya mencapai posisi puncak di Billboard Hot 100.[48] 1989 kemudian menjadi album terlaris tahun 2014, berhasil terjual sebanyak 3,66 juta kopi meski baru dirilis selama sembilan minggu.[57]

Tanggapan para kritikus untuk 1989 kebanyakan bersifat positif, dengan Sam Lansky dari TIME mendeskripsikan album ini sebagai “pergeseran paradigma.”[49] Rob Sheffield dari Rolling Stone menuturkan: “Absurd, emosional, berantusias, 1989 terdengar tepat seperti album Taylor Swift, meski album ini tidak seperti apapun yang pernah ia rilis sebelumnya.”[58] Molly Lambert dari Grantland merasa bahwa “album bertema akhir tahun 80-an ini amat menyerupai album Tunnel of Love dari Bruce Springsteen,” mengutip keduanya sama-sama mengalami perpindahan haluan musik, perubahan dalam citra publik dan perpisahan dengan anggota band.[59]

The 1989 World Tour akan diselenggarakan pada bulan Mei sampai Desember 2015, dan direncanakan singgah di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Jerman, Belanda, Jepang dan Australia.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Taylor Swift
Taylor Swift Red Tour 2, 2013.jpg

Swift tampil di St. Louis, Missouri dalam 2013Red Tour.
Latar belakang
Nama lahir Taylor Alison Swift
Lahir 13 Desember 1989 (umur 25)
Reading, Pennsylvania, Amerika Serikat
Genre
Pekerjaan
  • Penyanyi
  • penulis lagu
  • produser rekaman
  • aktris
Instrumen
  • Vokal
  • gitar
  • piano
  • banjo
  • ukulele
Tahun aktif 2004–sekarang
Label Big Machine
Situs web taylorswift.com

Taylor Alison Swift (lahir 13 Desember 1989) adalah penyanyi-penulis lagu dan aktris asal Amerika yang terkenal dengan lagu-lagu hitsnya seperti “Love Story“, “You Belong with Me“, “We Are Never Ever Getting Back Together“, “I Knew You Were Trouble“,”Shake It Off,” dan “Blank Space“. Ia telah menjual lebih dari 30 juta kopi album dan 80 juta singel di seluruh dunia.[1] Karya-karyanya berhasil memenangkannya tujuh Grammy Award dan tujuh Academy of Country Music Awards, serta berbagai penghargaan lainnya.

Swift memulai karirnya saat masih remaja dengan merilis album debutnya, Taylor Swift, pada tahun 2006. Berakar di musik country, album tersebut menerima tanggapan baik dari para penikmat country dan membawanya ke sukses pop crossover. Album keduanya,Fearless (2008), meraih kesuksesan internasional dan memenangkan banyak penghargaan, termasuk Grammy Award untuk Album Terbaik Tahun Ini. Keberhasilannya berlanjut dengan Speak Now (2010) dan Red (2012). Pada tahun 2014, ia merilis 1989, dan menerima baik kesuksesan komersial maupun kritikus. Dideskripsikan sebagai album pop resmi pertamanya, 1989 merupakan album dengan penjualan terbanyak di Amerika Serikat selama tahun 2014.[2]

Di luar musik, ia telah bermain di film Valentine’s Day (2010), The Lorax (2012), dan The Giver (2014), serta beberapa penampilan di televisi. Ia juga dikenal sebagai filantropis dan bintang iklan berbagai produk.

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Swift lahir pada tanggal 13 Desember 1989 di Reading, Pennsylvania, dan besar di Wyomissing, Pennsylvania.[3] Dia adalah putri dari Andrea Finlay, seorang ibu rumah tangga yang dulunya bekerja di bidang keuangan,[4] dan Scott Kingsley Swift, seorang pialang saham.[3][5] Neneknya dari pihak ibu, Marjorie Finlay adalah seorang penyanyi opera.[6][7]Swift mempunyai seorang adik laki-laki bernama Austin Swift.[8]

Ketika Swift duduk di kelas empat, dia memenangkan sebuah kontes puisi nasional dengan puisi sepanjang tiga halaman berjudul “Monster in My Closet“.[7][9] Di usia sepuluh tahun,seorang tukang komputer menunjukkannya cara memainkan tiga akor pada sebuah gitar yang memicu minatnya untuk mempelajari instrumen tersebut. Setelah itu Swift pun menulis lagu pertamanya, “Lucky You”.[10] Saat Swift berumur 12 tahun, dia menggunakan seluruh waktu liburan musim panasnya untuk menulis sebuah novel sepanjang 350 halaman yang tidak pernah diterbitkan.[11] Swift adalah seorang korban bullying, dan dia menghabiskan waktu luangnya dengan menulis lagu untuk mengekspresikan perasaannya.[12] Dia juga mulai tampil di kontes karaoke dan festival-festival lokal.

Swift mulai teratur mengunjungi Nashville, Tennessee, dan bekerja dengan para penulis lagu lokal. Saat dia berumur 14 tahun, keluarganya pindah ke Nashville.[13] Penampilan besar pertamanya adalah sebuah pertunjukan yang diterima baik di Bloomsburg Fair.[14] Di Tennessee, Swift bersekolah di Hendersonville High School, namun dia kemudian beralih ke homeschooling saat SMA. Pada tahun 2008, dia berhasil mendapatkan ijazah SMA-nya.[15]

Pengaruh terbesar Swift dalam bidang musik adalah Shania Twain.[16] Orang-orang lain yang juga memberinya pengaruh adalah LeAnn Rimes, Tina Turner, Dolly Parton, dan nenek Swift sendiri. Meskipun neneknya adalah seorang penyanyi opera profesional,[17] selera musik Swift selalu lebih condong ke country. Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Dixie Chicks karena sudah menunjukkan dampak yang dapat diperoleh seseorang dari “memperlebar batasan-batasan”.[18]

Karier Bermusik[sunting | sunting sumber]

2006–2008: Taylor Swift[sunting | sunting sumber]

Taylor Swift, wearing a white dress and sunglasses, plays an acoustic guitar while standing at a microphone stand

Swift tampil di kantor Yahoo! diSunnyvale, California pada tahun 2007.

Taylor Swift sits and leans over her oak guitar while picking a string

Swift tampil di Maverick Saloon & Grill di Santa Maria, California pada tahun 2006.

Swift pertama kali merilis singel pertamanya, “Tim McGraw”, dan berhasil meraih peringkat 6 diBillboard Hot Country Song dan peringkat 40 di Billboard Hot 100.[19] Lalu ia merilis album perdananya, Taylor Swift, yang langsung terdaftar pada peringkat 19 di Billboard 200. Lalu, setelah perilisan singel “Teardrops on My Guitar”,[20][21] penjualan albumnya mulai meninggi dan akhirnya mencapai posisi puncak Billboard Hot Country Albums dan peringkat 5 di Billboard 200.[22] Album tersebut bertahan diposisi puncak untuk 24 minggu tidak berurutan. Album lain yang memiliki minggu dipuncak Billboard Hot Country Albums diatas 20 minggu pada dekade 2000-an hanya Dixie Chicks dan Carrie Underwood. Setelah Januari 2010, Taylor Swift telah terjual 4,6 juta kopi dan 9 juta download singel.[23]

Singel kedua dari album perdananya, “Teardrops on My Guitar” mampu mencapai kesuksesan lebih tinggi dari “Tim McGraw”, menduduki posisi 2 di Billboard Hot Country Song dan posisi 13 di Billboard Hot 100, lagu Swift pertama yang menduduki posisi Top 20 di Billboard Hot 100. Singel ketiganya, “Our Song”, berhasil mendapatkan kesuksesan lebih tinggi lagi dari “Teardrops on My Guitar”, berhasil menduduki posisi puncak Billboard Hot Country Song, singel pertamanya yang berhasil melakukannya dan berada diposisi puncak untuk 6 minggu, juga salah satu rekor terlama untuk seorangpenyanyi wanita. Lagu tersebut juga berhasil menduduki posisi 16 di Billboard Hot 100, menjadikannya lagu Swift kedua yang menduduki posisi Top 20 di chart tersebut.

Singel ketiganya yang berjudul “Picture to Burn” belum berhasil mencapai kesuksesan seperti “Our Song”,[24] namun masih lumayan sukses karena menduduki posisi 3 di Billboard Hot Country Song dan posisi 29 di Billboard Hot 100. Setelah meriis ulang album perdananya menjadi Taylor Swift: Deluxe Edition, dan menambahkan sebuah singel lagi, “Should’ve Said No”. Meskipun mendapatkan rating yang kurang bagus, singel tersebut mampu menduduki posisi puncak Billboard Hot Country Song untuk 2 minggu dan posisi 33 di Billboard Hot 100. Sampai akhir 2008, Taylor Swift telah terjual sebanyak 3 juta kopi di US. Ia pun sempat meraih nominasi Grammy Award untuk Best New Artist, tapi lolos ke Amy Winehouse.

2008–2010: Fearless[sunting | sunting sumber]

Swift tampil di Los Angeles selamaFearless Tour pada tahun 2010.

Swift tampil di Los Angeles selamaFearless Tour pada tahun 2010.

Swift merilis album keduanya, Fearless pada November 2008 dan langsung sangat sukses. Pada awal pembukaannya, album tersebut terjual sebanyak 592,300 kopi, merupakan jumlah terbanyak untuk seluruh artis wanita pada tahun 2008.[25] Hanya dalam dua bulan, album tersebut sukses terjual 2,2 juta kopi. Album tersebut juga terdaftar dalam peringkat 1 untuk Billboard 200 selama 11 minggu tidak berurutan dan juga peringkat 1 untuk Billboard Hot Country Albums untuk 35 minggu tidak berurutan. Empat singel dirilis sebagai singel promosi dari Fearless, dan keempatnya mendapatkan sambutan yang sangat meriah. Singel tersebut adalah “Change”, “Fearless”, “You’re Not Sorry”, dan “You Belong with Me”, yang langsung masuk ke peringkat 10, 9, 11, dan 12, berurutan. Swift adalah artis pertama yang mampu melakukan hal ini.[26]

Singel yang pertama dirilis adalah “Love Story”, dengan gaya a la zaman dahulu, lagu ini menjadi lagu internasional Swift yang pertama. Berhasil meraih peringkat di Top 10 di lebih dari 20 negara didunia, termasuk juga Top 5 dibeberapa negara, termasuk peringkat 4 di Billboard Hot 100 dan peringkat 1 di Billboard Hot Country Song untuk 2 minggu. “White Horse” ditunjuk sebagai singel kedua yang dirilis, singel ballad ini berhasil menduduki posisi 13 di Billboard Hot 100,[27] dan posisi 2 di Billboard Hot Country Song. Singel ini berhasil meraih dua Grammy Award sekaligus untuk Best Country Song dan Best Female Country Vocal Performance.

Singel ketiga dari Fearless adalah “You Belong with Me”, yang dirilis sebagai singel asli dan berhasil meraih posisi 2 di Billboard Hot 100 serta posisi 1 untuk dua minggu di Billboard Hot Country Song. Lagu ini dinominasikan untuk 3 Grammy Award sekaligus, Record of the Year, Song of the Year, dan Best Female Pop Vocal Performance, sayangnya, semua gagal dimenangkan. Lalu “Fifteen” dirilis menjadi singel keempat, dan “Fearless” dirilis kembali menjadi singel asli kelima. Selain itu, Fearless pun diumumkan sebagai Billboard’s Top Selling Albumof 2009, menandakan sebagai album terlaris pada tahun 2009 dengan penjualan 3,2 juta kopi.

Pada tanggal 13 September 2009, tepatnya acara MTV Video Music Awards digelar. Swift berhasil memenangkan sebuah piala untuk Best Female Video untuk videonya “You Belong with Me”.[28] Namun, saat sedang berpidato untuk kemenangannya, rapper Kanye West dengan santai maju kepanggung dan merebut mikrofon yang dipegang Swift,[29]dan menyatakan bahwa video dari Beyonce yang berjudul “Single Ladies” lah yang harusnya menang, bukan video Swift. Kanye West lalu diusir dari acara,[30] dan saat Beyonce memenangkan Video of the Year, penghargaan tertinggi malam itu,[31][32] ia mengundang Swift untuk kembali maju dan menyelesaikan pidatonya. Swift setuju dan ia menyelesaikan pidatonya malam itu. Insiden ini menyedot perhatian banyak artis,[33] termasuk para nominator Best Female Video lainnya, seperti Pink, Katy Perry, Lady Gaga, serta Kelly Clarkson, yang kompak setuju bahwa video Swift boleh-boleh saja menang. Artis dan banyak orang penting lainnya pun menilai tindakan Kanye West sangat negatif, dan tidak pantas. Kanye West akhirnya meminta maaf pada Swift, dan Swift menerimanya.[34][35]

Album Fearless ini berhasil mendapatkan predikat Album of The Year untuk Grammy Awards, Country Music Association Awards, Academy of Country Music Awards dan American Music Awards pada tahun yang sama membuat album ini menjadi album yang paling dihargai dalam sejarah musik country. Fearless yang memenangkan Album of The Year pada Grammy Awards, Country Music Association Awards, Academy of Country Music Awards dan American Music Awards ini juga membuat Taylor Swift menjadi artis termuda yang pernah memenangkan Album of The Year pad ajang penghargaan bergengsi tersebut. Pada Tahun yang sama, Taylor Swift merebut julukan Entertainer of The Year pada Country Music Association Awards dan Artist of The Year pada American Music Awards membuatnya kembali menjadi artis termuda yang pernah mendapatkan penghargaan tertinggi pada kedua ajang awards bergengsi itu.

2010-2012: Debut film dan Speak Now[sunting | sunting sumber]

Taylor Swift, wearing a purple dress, plays a blue acoustic guitar while sitting on a stool

Swift tampil di Newark, New Jerseyselama Speak Now World Tour pada tahun 2011.

Swift tampil di Sydney selamaSpeak Now World Tour pada tahun 2012.

Pada Februari 2010, ia mendapatkan 8 nominasi Grammy Awards dan mendapatkan 4 diantaranya, antara lain Album of the Year dan Best Country Album untuk Fearless, serta Best Female Country Vocal Performance dan Best Country Song untuk “White Horse”. Juga dinominasikan sebagai Best New Artist tahun 2008 lalu (lolos pada Amy Winehouse), dan dinominasikan untuk 4 kategori lain, yaitu Record of the Year4, Song of the Year, dan Best Female Pop Vocal Performance untuk “You Belong with Me” dan Best Pop Collaborations with Vocal untuk “Breathe”, bersama Colbie Caillat.

Swift lalu muncul dalam film Valentine’s Day, dan menyanyikan lagu utama dalam soundtracknya, yang berjudul “Today Was a Fairytale”. Reaksi lagu ini sangat dahsyat, dan dalam seminggu lagu ini telah terjual 325.000 kopi, dan langsung mendapatkan posisi 2 di Billboard Hot 100. Mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang Britney Spears dan lagunya “Womanizer” yang terjual 280.000 kopi pada minggu pertamanya.

Swift merilis album ketiganya bertitel Speak Now pada 25 Oktober 2010.[36][37] Semenjak dirilis, para kritikus memberikan review yang sangat positif bahkan mendekati sempurna untuk album ini.[38] Melengkapi respon positif dari kritikus, Speak Now berhasil dengan hebatnya menembus angka satu juta kopi dalam minggu pertama, yaitu 1,047,000 hanya pada minggu pertamanya. Swift adalah artis pertama yang mendapatkan satu juta kopi untuk penjualan albumnya diminggu pertama sejak Lil Wayne pada tahun 2008, dan juga artis country pertama yang mendapatkan satu juta kopi penjualan albumnya diminggu pertama, sejak Garth Brooks pada tahun 1994. Speak Now menjadi rekor sebuah album country dari artis wanita pertama yang menembus lebih dari satu juta kopi diminggu pertamanya, dan kedua keseluruhan, setelah Garth Brooks. Artis wanita beraliran country lainnya yang sempat menduduki rekor ini adalah Shania Twain dengan albumnya Up!pada tahun 2002 yang terjual 847,000 kopi diminggu pertamanya. Album Speak Now ini sendiri satu album ditulis oleh Taylor Swift sendiri tanpa bantuan co-writer. Hal ini adalah hal yang sangat langka terjadi dalam dunia musik

Pada tahun 2011, Taylor Swift berhasil merebut julukan Entertainer of The Year pada Accosiation of Country Music Awards membuatnya menjadi artis termuda yang pernah memenangkan penghargaan tertinggi itu. Pada tahun yang sama, Taylor Swift juga merebut julukan Entertainer of The Year untuk kedua kalinya di Country Music Associaton awards membuatnya menjadi aktris kedua sesudah Barbara Mandrell yang pernah mendapat julukan Entertainer of The Year 2 kali. Swift juga memenangkan predikat Artist of The Year untuk kedua kalinya pada ajang penghargaan American Music Awards. Pada tahun yang sama, Taylor Swift dijuluki “Woman of The Year” oleh majalah Billboard dan sekaligus penyanyi yang memperoleh pemasukkan terbanyak dengan $35 juta.

Pada tahun 2012, ia dinominasi 3 nominasi untuk 54th Grammy Awards untuk kategori Best Country Album untuk Speak Now, Best Country Song dan Best Country Solo Performance untuk “Mean”.[39] Swift berhasil menyabet 2 penghargaan untuk Best Country Song dan Best Country Solo Performance akan tetapi kalah dari Lady Antebellumuntuk Best Country Album. Pada tahun yang sama Taylor Swift berhasil merebut predikat Entertainer of The Year untuk kedua kalinya berturut-turut pada ajang penghargaan Academy of Country Awards.[40][41]

2012: RED[sunting | sunting sumber]

Swift tampil di St. Louis selama Red Tour 2013.

Swift tampil di Chicago selama Red Tour 2013.

Swift merilis album terbarunya, Red pada bulan oktober tahun 2012.[42] Reaksi untuk album ini sangat meriah, dengan mudah mematahkan rekor album Speak Now sebelumnya dengan menjual 1,208,000 kopi pada minggu pertamanya saja. Album ini terjual bersih di situs iTunes dan Amazon dalam waktu kurang dari 30 menit. Lagu pertamanya, “We Are Never Ever Getting Back Together (Like, Ever)” berhasil menjadi lagu pertama Swift yang menduduki posisi pertama di Billboard Hot 100,[43] menduduki posisi itu untuk empat minggu sejauh ini. Empat lagu lain dirilis sebagai lagu promosi, semuanya berhasil masuk Top 15, diantaranya “Begin Again” diposisi #7, “Red” diposisi #6, “I Knew You Were Trouble” diposisi #3, dan “State of Grace” diposisi #13.

Melengkapi sukses penjualan, “RED” pun banyak dipuji oleh kritikus, kebanyakan menyukai musikal Swift yang berfikir “Out of the box” menikmati Swift bereksperimen dengan genre musik baru seperti arena rock dan folk. Taylor akan mendukung album ini dengan “RED tour” yang pasti akan habis dengan sekejap seperti biasanya.[44] RED Tour leg Amerika akan diselesaikan pada akhir tahun 2013 (bulan November) dan akan dilanjutkan dengan leg Australia dan leg Asia

Logo album 1989

2014–sekarang: 1989[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Agustus 2014, ajang pencarian bakat The Voice mengumumkan bahwa Swift akan bergabung menjadi mentor untuk para kontestan dari season ketujuh acara ini, yang dimulai pada September 2014.[45] Sebagai bagian dari promosi album 1989 bulan berikutnya, Swift mengundang sejumlah fans yang beruntung untuk menghadiri sesi pendengaran album terbatas yang ia namakan “1989 Secret Sessions,” bertempat di huniannya di New York, Nashville, Los Angeles dan Rhode Island.[46]Penggunaannya yang “mahir” akan berbagai platform media sosial juga menjadi perbincangan banyak analis industri musik.[47]

Album studio kelima Swift, 1989, dirilis pada 27 Oktober 2014.[48] Majalah TIME menjelaskan bahwa ditinjau dari segi musik, album ini “didominasi oleh synth dan drum sebagai pengganti gitar,” sementara genre musik country yang telah mengakar pada Swift ditinggalkan sepenuhnya.[49] Swift mendeskripsikan 1989 sebagai album pop resmi pertamanya dan memutuskan berpisah dengan para anggota bandnya.[50][51][52]

Selama pembuatan album barunya, Swift terinspirasi oleh musik dari Peter Gabriel, Phil Collins, Annie Lennox, Madonna dan Fine Young Cannibals.[53][54] Ia menulis satu lagu seorang diri lalu menulis dua belas lainnya bersama Antonoff, Imogen Heap, Ryan Tedder, Martin, Shellback, dan Ali Payami.[55]

1989 terjual sebanyak 1,287 juta kopi pada minggu pertama perilisannya di Amerika Serikat dan debut pada posisi nomor satu di tangga lagu Billboard 200, menjadikan Swift penyanyi pertama dan satu-satunya yang memiliki tiga album dengan penjualan lebih dari satu juta kopi dalam seminggu.[56] Single-single dari album ini, “Shake It Off” dan “Blank Space”, keduanya mencapai posisi puncak di Billboard Hot 100.[48] 1989 kemudian menjadi album terlaris tahun 2014, berhasil terjual sebanyak 3,66 juta kopi meski baru dirilis selama sembilan minggu.[57]

Tanggapan para kritikus untuk 1989 kebanyakan bersifat positif, dengan Sam Lansky dari TIME mendeskripsikan album ini sebagai “pergeseran paradigma.”[49] Rob Sheffield dari Rolling Stone menuturkan: “Absurd, emosional, berantusias, 1989 terdengar tepat seperti album Taylor Swift, meski album ini tidak seperti apapun yang pernah ia rilis sebelumnya.”[58] Molly Lambert dari Grantland merasa bahwa “album bertema akhir tahun 80-an ini amat menyerupai album Tunnel of Love dari Bruce Springsteen,” mengutip keduanya sama-sama mengalami perpindahan haluan musik, perubahan dalam citra publik dan perpisahan dengan anggota band.[59]

The 1989 World Tour akan diselenggarakan pada bulan Mei sampai Desember 2015, dan direncanakan singgah di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Jerman, Belanda, Jepang dan Australia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s